Dosen Sistem dan Teknologi Informasi Universitas Darunnajah Kunjungi Apple Developer Academy Jakarta, Perkuat Kolaborasi Talenta AI untuk Industri

Jakarta – Dalam rangka meningkatkan wawasan mengenai perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), dosen Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (STI), Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Darunnajah, Tutik Lestari, S.Si., M.Kom., CDA, mengikuti kunjungan akademik ke Apple ASEAN Office dan Apple Developer Academy yang berlokasi di Autograph Tower, Thamrin Nine, Jakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan pada masa libur semester ini menjadi kesempatan berharga untuk melihat secara langsung bagaimana ekosistem inovasi digital dibangun melalui kolaborasi antara industri, dunia pendidikan, dan pengembang teknologi. Selain mengenal lingkungan Apple Developer Academy yang modern dan berorientasi pada inovasi, peserta juga mengikuti sesi diskusi bersama para pakar industri mengenai arah pengembangan talenta digital masa depan.

Dalam sesi diskusi, peserta memperoleh wawasan dari Dr. George dan Dr. Lie Heng dari Metrodata APG Group, yang memaparkan berbagai peluang pengembangan teknologi berbasis Data Science, Machine Learning, dan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung transformasi industri nasional.

Diskusi menekankan bahwa kebutuhan industri saat ini telah bergeser. Talenta digital tidak lagi cukup hanya memiliki kemampuan pemrograman (coding), tetapi juga harus mampu memahami analisis data, membangun model AI, serta mengembangkan solusi AI on-device yang dapat dijalankan langsung pada perangkat untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Berbagai contoh implementasi teknologi juga diperkenalkan, mulai dari predictive maintenance, optimasi proses produksi, hingga smart manufacturing yang memanfaatkan AI untuk membantu pengambilan keputusan secara cepat dan akurat. Pendekatan tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun daya saing industri Indonesia di era transformasi digital.

Tutik Lestari menyampaikan bahwa pengalaman ini memberikan perspektif baru mengenai pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.

“Kunjungan ini membuka wawasan bahwa masa depan dunia kerja tidak hanya membutuhkan programmer yang andal, tetapi juga talenta yang menguasai Data Science, Machine Learning, dan AI untuk menjawab tantangan industri. Kolaborasi antara akademisi, industri, dan teknologi menjadi kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat global,” ungkapnya.

Sebagai dosen Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Universitas Darunnajah, pengalaman tersebut diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran melalui penguatan kurikulum berbasis industri, peningkatan kompetensi mahasiswa pada bidang AI, serta pengembangan kolaborasi riset dan inovasi bersama mitra strategis.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Darunnajah menyambut baik partisipasi dosen dalam berbagai kegiatan pengembangan kompetensi internasional. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas jejaring kerja sama dengan dunia industri teknologi serta mendorong lahirnya lulusan yang adaptif terhadap perkembangan Artificial Intelligence, Data Science, dan teknologi digital.

Melalui kegiatan seperti ini, Universitas Darunnajah terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri global serta siap berkontribusi dalam mewujudkan transformasi digital Indonesia. 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *