Jakarta – Universitas Darunnajah sukses menggelar International Conference on Pesantren (ICOP) and Call for Paper 2025 Dengan mengangkat tema “Transformation of Pesantren: Synergy of AI and Endowment (Waqf) to Enhance the Quality of Education, Innovation, Science, and Technology”, pada hari Senin, 26 Mei 2025, yang bertempat di Aula Al-Ghazali dan Aula Ibnu Rusydi, Kampus Universitas Darunnajah.
Sebanyak 73 pemakalah dari berbagai institusi di Indonesia turut ambil bagian dalam sesi Call for Paper ini, menghadirkan beragam gagasan dan riset terkait pendidikan pesantren, inovasi teknologi, ekonomi wakaf, serta peran pesantren dalam pembangunan bangsa. Para peserta mempresentasikan makalah mereka di hadapan dewan juri yang kompeten di bidangnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia ICOP 2025 memberikan penghargaan kepada makalah terbaik dalam beberapa kategori. Berikut adalah daftar pemenang Call for Paper ICOP 2025:
Kategori dan Pemenang Call for Paper ICOP 2025:
- Meli Fauziah (Uin Sunan Gunung Djati, Bandung)
- Iskandar (STIES Baktiya, Aceh)
Presenter Online terbaik:
1. Oki Dermawan (UIN Raden Intan, Lampung)
2. Heti Hendrayati (Universitas Nasional, Jakarta)
3. Yunus Widjadja (Universitas Negeri Jakarta)
Paper Terbaik Offline
1. Mufti Afif (Unida Gontor, Ponorogo)
Paper Terbaik Online
1. Ahsan Imam Muttaqin (Universitas Ibn Khaldun, Bogor)
Universitas Darunnajah berharap kegiatan ICOP 2025 ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan kajian ilmiah seputar dunia pesantren dan melahirkan gagasan-gagasan solutif yang aplikatif untuk kemajuan pendidikan Islam di era modern. Barakallah fiikum.

