Jakarta – Dua mahasiswa Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (STI), Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Darunnajah Jakarta, Muhammad Maulana Ihsan dan Alfia Maritsa, berkesempatan mengikuti Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 yang diselenggarakan pada 5–6 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.
Kehadiran kedua mahasiswa tersebut merupakan bagian dari komitmen Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi dalam memperluas wawasan mahasiswa terhadap perkembangan teknologi digital sekaligus memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan industri. DTI-CX 2026 menjadi salah satu ajang transformasi digital terbesar di Indonesia yang mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku industri, startup, serta perusahaan teknologi dari dalam dan luar negeri.

Selama mengikuti kegiatan, Muhammad Maulana Ihsan dan Alfia Maritsa mengunjungi berbagai booth pameran teknologi serta mengikuti sesi konferensi yang membahas perkembangan terkini di bidang Artificial Intelligence (AI), Cloud Computing, Cybersecurity, Internet of Things (IoT), Big Data, Data Center, hingga transformasi digital di berbagai sektor industri. Pengalaman tersebut memberikan wawasan mengenai implementasi teknologi terkini sekaligus memperlihatkan kebutuhan kompetensi digital yang semakin tinggi di dunia kerja.
Ketua Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi, Tutik Lestari, S.Si., M.Kom. menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kegiatan industri seperti DTI-CX merupakan implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat menyaksikan secara langsung bagaimana inovasi teknologi dikembangkan dan diterapkan untuk menjawab berbagai tantangan di sektor pemerintahan, pendidikan, kesehatan, keuangan, maupun industri.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman industri, jejaring profesional, serta pemahaman yang kuat terhadap perkembangan teknologi global. Kegiatan seperti DTI-CX menjadi salah satu sarana penting untuk mempersiapkan lulusan yang adaptif dan siap menghadapi tantangan transformasi digital,” ujar Ketua Program Studi.
Muhammad Maulana Ihsan mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga. Menurutnya, melihat secara langsung berbagai inovasi teknologi dan berdiskusi dengan para praktisi membuatnya semakin termotivasi untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang teknologi informasi, khususnya kecerdasan artifisial dan transformasi digital.

Hal senada disampaikan Alfia Maritsa. Ia menilai bahwa DTI-CX tidak hanya membuka wawasan mengenai perkembangan teknologi terkini, tetapi juga memberikan gambaran nyata mengenai peluang karier dan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri digital di masa depan.
Partisipasi mahasiswa dalam DTI-CX 2026 menjadi salah satu bentuk implementasi visi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Darunnajah dalam menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan siap berkontribusi pada transformasi digital Indonesia. Ke depan, Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi akan terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti seminar, konferensi, kunjungan industri, sertifikasi profesi, dan berbagai kegiatan pengembangan kompetensi guna membangun lulusan yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
